Jumat, 15 Mei 2009

TIPS BILA ANAK ANDA REWEL




Namanya juga anak-anak, ada saja ulahnya yang membuat orangtua pusing dan marah-marah. Berikut ini 8 perilaku anak-anak yang memusingkan, dilengkapi dengan 8 Tips mengatasinya:

1. Mengganggu saudara

Pada dasarnya saling mengganggu wajar dialami oleh kakak beradik, dan biasanya merupakan salah satu cara untuk terikat satu sama lainnya. Pusatkan perhatian Anda pada siapa yang mengganggu pertama kali, lalu katakan kepada yang diganggu untuk tidak memedulikan yang mengganggu. Untuk yang mengganggu, cobalah beberapa teknik modifikasi perilaku, misalnya bila dalam tiga hari dia tak mengganggu saudaranya Anda akan membelikan es krim kesukaannya.

2. Melempar
Setiap anak senang melempar makanan karena dirasa mengasyikkan, atau karena dia sudah merasa kenyang. Tetapi dapat juga karena dia ingin memancing Anda agar berada lebih lama lagi dengannya. Mungkin juga dia lelah atau cemburu karena Anda tidak memerhatikannya. Bila dia melempar, katakan dengan tegas, "Kita tidak melempar," dan ambil mainan yang dia lempar atau pindahkan sehingga dia tidak melempar lagi.

3. Rewel
Bila ia rewel di rumah, katakan padanya bahwa Anda akan mendengarkannya bila dia sudah tenang, lalu tinggalkan. Bila di muka umum, tarik dia dari keramaian dan katakan kepadanya "Karena kamu bersikap tidak pantas, maka sekarang kita pulang". Dia pasti akan tetap mencoba, tetapi bila Anda konsisten, lain waktu dia bersikap rewel lagi dan Anda mengancam akan pulang, dia pasti akan diam dan patuh.

4. Membuat berantakan
Bila anak Anda sering menbuat banyak hal berantakan, jangan berteriak. Anak Anda tidak mendengarkan apa yang Anda katakan selain merasa terganggu dengan teriakan Anda. Anak-anak menjadi sembrono karena mereka memang sembrono, atau karena orangtualah yang menyebabkan mereka begitu. Orangtua selalu membereskan segala sesuatu untuk mereka. Sebaiknya tentukan sistem ganjaran yang tegas dan konsekuen (misalnya tidak boleh menonton film kegemaran mereka bila belum rapi).

5. Menggigit
Menggigit sebenarnya merupakan hal yang wajar, banyak bayi yang menggunakan agresi fisik sebagai cara berkomunikasi. Mungkin dia memerlukan makanan ringan, ingin tidur atau frustrasi karena dia tak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Lain kali jika dia menggigit, berikan reaksi yang konsisten, cepat, dan kelabui. Katakan dengan tegas, "Tidak boleh menggigit!' lalu keluar dari situasi, ulangi setiap kali ini terjadi dengan melakukan trik yang sama. Bila bayi kecil Anda menggigit bayi lain? Cepat-cepat dekati si korban agar anak Anda mengerti bahwa menggigit tidak baik.

6. Telanjang di malam hari
Bayi sangat senang mempraktikkan setiap keterampilan barunya. Termasuk membuka popok. Anda dapat memasang double tape di popok agar tidak dapat dibuka olehnya.

7. Mengucapkan "Benci!"
Bila anak Anda mengatakan dia membenci Anda, untuk saat itu dia tidak main-main. Tetapi dia tidak bermaksud membenci Anda selamanya; biasanya dia membenci Anda karena sesuatu yang Anda lakukan padanya (melarangnya bermain Play Station pada saat seharusnya belajar). Kuncinya adalah mengarahkan pada apa yang menyebabkan anak Anda mengatakan hal itu, untuk mengantisipasinya. Bila dia sudah lebih tenang, bicarakan dengannya bagaimana kata "benci" dapat menyakiti orang lain.

8. Hobi melamun
Pertama, pastikan tak ada gangguan fisik padanya. Apakah dia cukup tidur? Bila perubahan yang terjadi pada dirinya sangat mencolok, segera konsultasikan dengan dokter anak. Melamun biasanya tidak berbahaya dan merupakan fase peralihan. Katakan padanya Anda tidak senang bila dia terlalu banyak melamun, tapi jangan bawa masalah tadi sebagai sesuatu yang serius.

Mudah mudahan membantu anda (Source: Kompas online/Foto: Tika N Son)





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar